Workshop Desain Pembelajaran Kreatif Berbasis AI Bekali Guru MIN 2 Sukoharjo Hadirkan Pembelajaran yang Aman, Menyenangkan, dan Bermakna

Sukoharjo (Humas MIN 2 Sukoharjo) – Dalam rangka meningkatkan kompetensi pendidik di era transformasi digital, MIN 2 Sukoharjo menggelar Workshop Desain Pembelajaran Kreatif Berbasis Artificial Intelligence (AI) selama dua hari, Selasa–Rabu, 7–8 Juli 2026, bertempat di Kampus 1 MIN 2 Sukoharjo, Jetis. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan madrasah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan berpusat pada murid.

Workshop menghadirkan Onny Sumantri, CSDS, sebagai narasumber yang memberikan penguatan mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam menyusun perangkat ajar, media pembelajaran, strategi pembelajaran, hingga asesmen yang lebih efektif sesuai kebutuhan pendidikan abad ke-21.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan sambutan oleh Kepala MIN 2 Sukoharjo, Erma Nurlaila Ariyanti. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa guru perlu terus berinovasi dalam memilih metode pembelajaran agar proses belajar tidak monoton dan mampu menjawab kebutuhan murid yang beragam.

Menurutnya, pembelajaran tidak cukup hanya dilakukan dengan metode ceramah di depan kelas, tetapi harus dirancang secara kreatif sehingga mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi setiap murid.

“Jangan sampai kita hanya mengajar dengan satu metode saja, yaitu ceramah di depan murid. Guru harus mampu menghadirkan pembelajaran yang efektif, bermanfaat, dan sesuai dengan karakteristik murid di kelas. Melalui pelatihan pembelajaran kreatif berbasis AI ini, saya berharap teknologi dapat menjadi alat yang membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih mengasyikkan, menyenangkan, dan memberikan manfaat nyata bagi murid,” ujar Erma.

Selanjutnya, Pengawas Madrasah, Bahren Ahmadi, memberikan arahan sekaligus motivasi kepada seluruh peserta agar terus meningkatkan kompetensi dan menjadi teladan bagi murid di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Dalam arahannya, Bahren Ahmadi menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga harus menjadi role model yang mampu memberikan contoh terbaik dalam sikap, karakter, serta semangat belajar.

“Mari kita jadikan pembelajaran sebagai pengalaman yang menyenangkan. Ciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan membuat murid percaya diri untuk bertanya, berpendapat, serta mengembangkan potensinya. Guru harus menjadi teladan yang menginspirasi setiap murid,” pesannya.

Ia juga mengajak seluruh guru untuk membangun growth mindset dalam mendidik. Menurutnya, setiap murid memiliki bakat, kecerdasan, dan potensi yang berbeda-beda. Tugas guru adalah mengenali, menggali, dan mengembangkan potensi tersebut melalui pembelajaran yang kreatif, latihan yang berkesinambungan, ketekunan, serta motivasi yang terus ditumbuhkan.

“Jangan pernah membatasi kemampuan murid. Yakinlah bahwa setiap anak memiliki kecerdasan yang dapat berkembang melalui latihan, ketekunan, semangat belajar, dan pendampingan yang tepat dari guru,” ungkapnya.

Sementara itu, narasumber Onny Sumantri, CSDS, menyampaikan bahwa Artificial Intelligence bukanlah pengganti peran guru, melainkan teknologi yang dapat membantu guru bekerja lebih efektif dalam merancang pembelajaran. AI dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan ide pembelajaran, menyusun asesmen, membuat media interaktif, hingga mempercepat penyusunan administrasi pembelajaran, sehingga guru memiliki lebih banyak waktu untuk membimbing dan mendampingi murid.

Selama dua hari pelaksanaan, suasana workshop berlangsung interaktif. Para guru aktif berdiskusi, berkolaborasi, serta mempraktikkan berbagai pemanfaatan AI dalam menyusun desain pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan berpihak kepada murid. Antusiasme peserta mencerminkan komitmen kuat MIN 2 Sukoharjo dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi yang bijaksana.

Melalui kegiatan ini, MIN 2 Sukoharjo berharap seluruh pendidik semakin siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital dengan tetap mengedepankan nilai-nilai karakter, keteladanan, serta pembelajaran yang humanis. Workshop ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam mendukung program Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia dan mewujudkan transformasi pendidikan Kementerian Agama yang inovatif, adaptif, serta berorientasi pada pengembangan potensi setiap murid.

Kontributor: Humas MIN 2 Sukoharjo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *