Akselerasi Literasi Digital, MIN 2 Sukoharjo Gelar Pelatihan Pembuatan E-Book Interaktif di Kampus 1 Jetis

HUMAS MIN 2 SUKOHARJO – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Sukoharjo terus menunjukkan komitmennya dalam bertransformasi menjadi madrasah digital yang unggul. Hal ini dibuktikan dengan penyelenggaraan kegiatan “Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Digital (E-Book)” yang dipusatkan di Aula Kampus 1 Jetis, Sukoharjo. Kegiatan intensif ini berlangsung selama dua hari, yakni pada Jumat-Sabtu, 20-21 Februari 2026.

Acara yang diikuti oleh jajaran pendidik ini dibuka secara resmi oleh Kepala MIN 2 Sukoharjo, Erma Nurlaila Ariyanti, S.Ag., M.S.I. Dalam sambutan pembukanya, beliau menyampaikan pesan strategis mengenai pentingnya adaptasi teknologi di lingkungan madrasah, khususnya di era kecanggihan informasi saat ini.

“Pelatihan di Kampus 1 Jetis ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah konkret kita untuk naik kelas. Transformasi digital dalam bentuk E-Book adalah jawaban atas kebutuhan murid kita yang sangat akrab dengan teknologi. Kita ingin materi pelajaran tidak lagi dipandang kaku, melainkan menjadi interaktif dan mudah diakses di mana saja,” ujar Erma Nurlaila Ariyanti dengan penuh semangat.

Beliau menekankan bahwa pemilihan lokasi di Kampus 1 Jetis diharapkan mampu memberikan suasana belajar yang representatif bagi para pendidik untuk fokus mengeksplorasi kreativitas digital. Ibu Erma juga menggarisbawahi bahwa kecanggihan alat hanyalah sarana, sementara kunci utamanya tetap ada pada kreativitas guru dalam meramu konten pendidikan yang menarik.

Praktik Langsung dan Inovasi Pembelajaran
Pelatihan ini dirancang dengan metode hand-on experience, di mana setiap guru langsung mempraktikkan pembuatan modul ajar digital menggunakan perangkat laptop masing-masing. Terlihat di layar utama ruang pelatihan, para peserta antusias mempelajari teknik penyusunan tata letak, integrasi video pembelajaran, hingga penyematan fitur evaluasi interaktif dalam format E-Book.

Erma Nurlaila Ariyanti menyempatkan diri meninjau langsung progres pembuatan media tersebut. Beliau memberikan apresiasi atas kegigihan para pendidik yang terus berupaya memperbarui metode mengajarnya.

“Saya sangat bangga melihat semangat Bapak dan Ibu guru di Kampus 1 Jetis ini. Jangan takut salah dalam mencoba teknologi baru. E-Book yang kita buat hari ini akan menjadi warisan digital yang sangat bermanfaat bagi keberlanjutan proses belajar-mengajar di MIN 2 Sukoharjo ke depan,” tambahnya.

Beliau berharap agar produk E-Book yang dihasilkan dapat segera diimplementasikan dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Beliau mencanangkan agar MIN 2 Sukoharjo dapat menjadi madrasah model dalam hal kemandirian pembuatan media pembelajaran digital di wilayah Sukoharjo.

Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan para pendidik di MIN 2 Sukoharjo tidak hanya memiliki kompetensi pedagogik yang kuat, tetapi juga memiliki literasi digital yang mumpuni demi mencetak generasi Robbani yang cerdas secara intelektual dan terampil dalam teknologi. (Farady)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *